kala itu angin meruap mengejutkan
saat aq mulai menengadahkan tangan q
ku tatap matanya penuh sayu
secercah harapan muncul dikehidupannya
setiap naluri mengatakan tidak
setiap tangan menggenggap penuh erat
berharap untk tk melepasnya
bivir q tak henti2nya mengucapkan kalimat itu
memohon perlindungan dr sang pencipta
mengahrap akan adanya keajaiban
kala matahari telah lenyap dr nafasnya
mencoba mengasah diri ini
bukan,,
bukan jiwa q yang hancur
bukan pula raga q yang lebur
bukan pula nafas q yang menghilang
bukan pula nadi q yg berhenti berdenyut
setitik embun berharap akan dtang
membasahi kalbu ini yang mulai mengering
hahhhhhhhhh,,,,
aq hukan dia, aq bukan disana,,
akhirnya aq tk ada,,
aq binasa,,
aq sirna dan menghilang
selidiki keburukan diri bukan hanya bermimpi
aq telah binasa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar